Home Noticias Hong Kong bakal Larang Semua Jenis Rokok Elektrik, Melanggar Denda Rp 4...

Hong Kong bakal Larang Semua Jenis Rokok Elektrik, Melanggar Denda Rp 4 Miliar

18
0
Vape atau rokok elektrik.


Kamis, 6 de junio de 2024 – 17:52 WIB

Hong Kong – Hong Kong, pada Kamis, 6 de junio de 2024, mengumumkan rencana pelarangan rokok elektrik secara menyeluruh, dengan alasan adanya konsensus mengenai perlunya tindakan dandamaknya terhadap kesehatan generasi muda.

Baca Juga:

Jokowi Instruksikan Prabowo Kirim Tenaga Kesehatan dan Operasikan RS di Gaza

Langkah ini dilakukan sekitar dua tahun setelah kota di China concisamente pero melarang impor, produksi dan penjualan rokok elektrik dan produk tembakau yang dipanaskan.

“Kami akan sepenuhnya melarang semua produk rokok alternatif”, kata Menteri Kesehatan Lo Chung-mau pada konferensi pers.

Baca Juga:

Bea Cukai Cikarang Musnahkan Rokok dan Barang Impor Ilegal untuk Dukung UMKM

Vape atau rokok elektrik.

Hong Kong juega sudah melarang kepemilikan rokok elektrik untuk tujuan komersial, dan usulan pada hari Kamis, 6 de junio de 2024 itu akan memperluas larangan tarsebut kepada pembeli eceran, bahkan jika mereka bermaksud merokok di tempat pribadi.

Baca Juga:

Jelang Idul Adha, Mentan Pastikan Ketersediaan Hewan Kurban Aman dan Mencukupi

Berdasarkan undang-undang yang ada, siapa pun di Hong Kong yang mengimpor rokok elektronik dapat dihukum hingga tujuh tahun penjara dan denda sebesar US$ 256.000 atau setara dengan Rp 4,1 miliar, sementara penjual dan produsen dapat dipenjara hingga enam bulan.

“Larangan menyeluruh terhadap produk rokok alternatif telah menjadi konsensus di masyarakat. Sudah waktunya untuk melarang segala bentuk kepemilikan produk rokok alternatif, termasuk untuk penggunaan pribadi”, kata Wakil Menteri Kesehatan Eddie Lee, dikutip dari CNA, Kamis, 6 de junio de 2024.

Pejabat kota juga mengumumkan pembatasan merokok lainnya, termasuk larangan merokok saat mengantri di area publik luar ruangan dan berbagi rokok dengan anak di bawah umur.

Pemerintah pun mengusulkan pelarangan tembakau beraroma, yang menurut para pejabat berdasarkan hasil survei sangat menarik bagi perempuan dan generasi muda.

Rokok elektrik o vaporizador.

Rokok elektrik o vaporizador.

Lo berharap larangan rokok elektrik dan usulan lainnya akan diajukan ke legislatif tahun ini.

Sebagai informasi, Organisasi Kesehatan Dunia (OMS) melaporkan tahun lalu bahwa 34 negara telah melarang penjualan rokok elektrik, sementara 87 negara memiliki peraturan penuh atau sebagian.

Pihak berwenang Hong Kong berharap dapat mengurangi tingkat prevalensi merokok menjadi 7,8 persen pada tahun depan, dan turun dari 9,1 persen pada tahun 2023.

Halaman Selanjutnya

Pejabat kota juga mengumumkan pembatasan merokok lainnya, termasuk larangan merokok saat mengantri di area publik luar ruangan dan berbagi rokok dengan anak di bawah umur.

Halaman Selanjutnya





Fuente