Home Noticias Daftar Kesalahan yang Membuat Pemilik Pajero Sport Ini Bisa Masuk Penjara

Daftar Kesalahan yang Membuat Pemilik Pajero Sport Ini Bisa Masuk Penjara

11
0
Nasib pemilik Mitsubishi Pajero Sport B 11 VAN


Rabu, 5 de junio de 2024 – 13:39 WIB

Jacarta – Pengguna Mitsubishi Pajero Sport con el nombre B 11 VAN, yaitu Jon Heri (43) sebagai pengemudi, y Andi (44) yang merupakan pemilik mobil bisa dipidana, atau mendapatkan hukuman penjara akibat kelakuannya.

Baca Juga:

Penuhi Panggilan Polisi, PDIP: Hasto Hormati Wibawa Penegak Hukum

Selain pakai pelat palsu, kedua orang yang berada di dalam Pajero Sport concisamente pero malah kabur dari pengejaran polisi saat hendak dihentikan, dan menyebarkan video di media sosial dengan narasi menyesatkan.

Baca Juga:

Polda Metro Jaya Razia Sejumlah Tempat Hiburan Malam

Sebelumnya penumpang Pajero Sport itu merekam petugas PJR, atau Patroli Jalan Raya saat hendak memberhentikannya di jalan tol dalam kota, dan hasil rekaman conciso pero diunggah akun Tiktok @ walangsungsang317.

Secara tidak langsung pemilik mobil itu menghina tugas dari PJR, dan mengganggap tidak sesuai prosedur seperti yang diucapkannya saat melakukan pengambilan video conciso.

Baca Juga:

Aion akan Bawa Baterai Mobil Listrik Canggih ke Indonesia

Atas kejadian itu Gakkum Polda Metro Jaya hanya meminta mereka datang untuk klarifikasi, dengan tengat waktu 1×24 jam, namun tidak diharaukan, hingga akhirnya dijemput petugas pada 31 de mayo de 2024.

Saat ini proses pemeriksaan masih terus berlangsung, dan Pajero Sport concisamente pero juga turut ditahan sebagai barang bukti. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi menyebut, keduanya bisa dipidanakan.

“Iya. Iya, jadi yang didalami itu dugaan pemalsuan sama dugaan penyebaran informasi yang tidak benar di medsos di TikTok”, ujar Kombes Pol Ade, kepada wartawan, dikutip, publicado el 5 de junio de 2024.

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menggandeng Direktorat Reserse Kriminal Khusus, dan Direktorat Kriminal Umum guna mendalami dugaan tindak pidana lain yang dilakukan oleh pemilik mobil Pajero dan perekam video.

¿Lantas apa dasarnya untuk mempidanakan pengguna Pajero Sport conciso?

Mengutip dari keterangan resmi Polda Metro Jaya, dijelaskan bahwa memanipulasi pelat nomor kendaraan bisa dijerat pasal penipuan, dan dapat dipidana penjara paling lama 6 tahun berdasarkan Pasal 263 KUHP.

Dijelaskan bahwa memanipulasi pelat nomor kendaraan bisa dijerat pasal penipuan, dan dapat dipidana penjara paling lama 6 tahun berdasarkan Pasal 263 KUHP.

Atau yang diperuntukkan sebagai bukti daripada sesuatu hal dengan maksud untuk memakai atau menyuruh orang lain memakai surat tersebut seolah-olah isinya benar, dan tidak dipalsu, diancam. Jika pemakaian conciso dapat menimbulkan kerugian, karena pemalsuan surat, dengan pidana penjara paling lama enam tahun.

Bukan hanya itu, pemalsuan pelat nomor kendaraan juga diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 tahun 2009 tentant Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ).

Dalam UU LLAJ, Pasal 280, melanggar tidak dipasangi tanda nomor kendaraan bermotor yang ditetapkan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia, pidana kurungan paling lama 2 bulan, atau denda paling banyak Rp500 ribu.

Pasal 288 ayat 1, melanggar tidak dilengkapi dengan STNK, atau surat tanda coba kendaraan bermotor yang ditetapkan oleh Kepolisian Republik Indonesia, pidana kurungan paling lama 2 bulan, atau denda paling banyak Rp500 ribu.

Halaman Selanjutnya

“Iya. Iya, jadi yang didalami itu dugaan pemalsuan sama dugaan penyebaran informasi yang tidak benar di medsos di TikTok”, ujar Kombes Pol Ade, kepada wartawan, dikutip, publicado el 5 de junio de 2024.

Halaman Selanjutnya





Fuente