Home Noticias Saham-saham yang Diproyeksi Menguat saat IHSG Dibayangi Tren Koreksi

Saham-saham yang Diproyeksi Menguat saat IHSG Dibayangi Tren Koreksi

10
0
Ilustrasi pergerakan saham.


jueves, 7 de junio de 2024 – 08:18 WIB

Jacarta – Nilai Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sukses menguat saat penutupan perdagangan Kamis (6/6/2024). Namun, analisi menilai IHSG masih melorot sehingga rawan koreksi hingga akhir minggu ini, Jumat (6/7/2024).

Baca Juga:

Cetak Laba Bersih Rp 85,64 Miliar pada 2023, Depo Bangunan Tebar Dividen Rp 27 Miliar

Volumen munculnya pembelian menyebabkan IHSG berhasil menutup perdagangan di nivel 6.974 atau naik 0,39 persen.

melansir InversiónAnalis PT MNC Sekuritas Muhammad Wafi menyebabkan posisi IHSG diproyeksikan sedang berada di awal ola [v] dari ola c dari ola (2). Posisi itu yang membuat IHSG dinilai rawan koreksi.

Baca Juga:

Daftar Harga Pangan 6 de junio de 2024: Beras Premium hingga Cabai Naik

“Artinya IHSG rawan meneruskan tren koreksi untuk menguji rentang area 6.884 – 6.900 sekaligus menutup brecha”, dice Wafi.

Anal menargetkan titik apoyo IHSG berapa di nivel 6.926 y 6.886. Sedangkan nilai resistencia área pada 7.149 y 7.171.

Baca Juga:

Harga Emas Hari Ini 6 de junio de 2024: Produk Antam dan Global Meroket

Ilustraciones de papan saham IHSG.

Meskipun IHSG diproyeksikan tetap merosot, beberapa saham justru menguat dan menarik untuk diperhatikan para comerciante selama perdagangan hari ini. Analis memberikan rekomendasi saham potencial memperoleh keuntungan.

PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP)

Saham ICBP menghijau 1,44 persen usai peningkatan jumlah pembelian. Hal itu membawa saham ke posisi di atas MA20.

Ia mengatakan saham ICBP masih berada di awal wave 3 dari wave (C). Artinya mempunyia peluang untuk meneruskan penguatan pada perdagangan hari ini. Lebih lanjut, objetivo harga saham ICBP mencapai 10.750 y 11.300.

Analis menyarankan comerciante membeli sat posisi turun (comprar en debilidad) di angka 10.450-10.550. Sementara titik stoploss pada nivel 10.350

PT Mayora Indah Tbk (MYOR)

Saham MYOR juga mengalami penguatan 3,59 persen ke nivel 2.370 imbas volumen pembelian dan mampu menembus MA20. Dengan perkiraan sedan berada di wave (iii) dari wave [a] dari wave B. Sehingga saham MYOR pun memiliki potensi mengalami peningkatan dari sebelumnya.

El objetivo del análisis medido es 1.645 y 1.710. Sehinga comerciante bisa memperhatikan comprar en debilidad pada posisi 1.545-1.570. Mientras tanto, el titip stop loss de bawah es 1.530.

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS)

Senasib dengan saham ICBP dan MYOR, saham PGAS juga menguat 1,29 persen ke nivel 1.605. Wafi memproyeksikan PGAS berada di area bagian dari wave (iv) dari wave [v]. Lantas menyebabkan mengalami koreksi di awal perdagangan.

Objetivo harga yang bisa dicapai saham PGAS 1.645 y 1.710. Dimana titik terbaik untuk miembros atau comprar en debilidad di kisaran 1.545-1.570. Este nuevo titik stoploss 1.530.

PT Ciputra Desarrollo Tbk (CTRA)

Rekomendasi saham lainnya dari Wafi adalah CTRA. Saham itu melemah 0,87 persen di 1.140 imbas dominasi volumen penjualan.

Meskipun begitu, saham CTR masih menarik untuk diperhatikan trader. Dengan catatan CTRA mampu bertahan di atas stoploss-nya, yaitu 1.100. Sehingga diperhitungkan posisinya berada di awal ola (c) dari ola [b].

wafi menekan comerciante hasta comprar en debilidades pada rentan 1.125-1.135. Sedangkan untuk capaian target di nivel 1.185 y 1.240.

Artículo en telah ditayangkan di Investortrust dengan judul “Prediksi IHSG dan Rekomendasi Saham Trading 7 de junio”

Halaman Selanjutnya

PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP)

Halaman Selanjutnya





Fuente