Home Noticias Warga Desa Wukirsari Kini Bisa Rasakan Manfaat Kampung Madani

Warga Desa Wukirsari Kini Bisa Rasakan Manfaat Kampung Madani

8
0
Pemimpin Cabang PNM Yogyakarta, Danang Setya Budi


jueves, 7 de junio de 2024 – 10:49 WIB

VIVA – Desa Wukirsari Kecamatan Imogiri merupakan salah satu desa di Kabupaten Bantul dengan potensi usaha wayang kulit yang sangat besar. Hal ini lah yang mendorong PT Permodalan Nasional Madani (PNM) untuk membangun sebuah ekosistem kampung yang saling terintegrasi dengan nama Kampung Madani.

Baca Juga:

NU Gerak Cepat Bentuk PT untuk Skema Pengelolaan Tambang

Tujuan besar dari dibentuknya Kampung Madani Wukirsari sendiri di antaranya untuk mewujudkan percepatan pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan kesejahteraan sosial ekonomi masyarakat melalui program klasterisasi kerajinan wayang kulit, meningkatkan pengembangan program pemberdayaan untuk meningkatkan litro asi dan minat terhadap pendidikan bagi nasabah, keluarga nasabah maupun lingkungan.

Baca Juga:

Sukuk Mudharabah Keberlanjutan BSI Suscripción excesiva 300 persen, Nilainya Capai Rp 9 Triliun

Kampung Madani Desa Wukirsari diresmikan oleh Bupati Bantul, H. Abdul Halim Muslih yang juga dihadiri oleh Kepala Desa Wukirsari Susilo Hapsoro. 100 Nasabah dan warga sekitar menikmati fasilitas cek kesehatan gratis saat peresmian ini berlangsung.

Pemimpin Cabang PNM Yogyakarta, Danang Setya Budi mengungkapkan PNM sebagai lembaga yang berfokus dalam pemberdayaan pelaku usaha ultra mikro berkomitmen untuk mendorong nasabah dan masyarakat desa agar bisa memberi kontribusi lebih.

Baca Juga:

Cerita Sukses Ibu Elly, Nasabah PNM Mekaar Perintis Usaha Nastar Semanggi

“Di Kampung Madani ini kelompok pengrajin Tatah Sungging telah terbentuk dan mendapat pelatihan terkait kerajinan kulit. Mereka juga kini telah memberi kontribusi kepada masyarakat berupa penyediaan lapangan kerja serta mampu menambah inovasi produk baru dari kerajinan wayang kulit,” jelas Danang pada Selasa, (4/6) di Desa Wukirsari.

Direktur Utama PNM Arief Mulyadi juga mendorong warga desa untuk bisa saling bersinergi memaksimalkan potensi desa yang sudah terbangun bertahun-tahun.

“Kampung Madani hadir sebagai wadah diskusi sampai implementasi untuk mengembangkan usaha agar warga desa dapat berdaya bersama-sama. Artinya perlu ada kolaborasi dari seluruh warga desa baik nasabah PNM ataupun bukan supaya kepedannya bisa menjadi pusat wayang kulit yang bersaing hingga skala global”, dijo Arief.

Halaman Selanjutnya

“Kampung Madani hadir sebagai wadah diskusi sampai implementasi untuk mengembangkan usaha agar warga desa dapat berdaya bersama-sama. Artinya perlu ada kolaborasi dari seluruh warga desa baik nasabah PNM ataupun bukan supaya kepedannya bisa menjadi pusat wayang kulit yang bersaing hingga skala global”, dijo Arief.

Halaman Selanjutnya





Fuente