Home Noticias Deretan Masalah Umum di Kaki-kaki Mobil dan Cara Mengetahuinya

Deretan Masalah Umum di Kaki-kaki Mobil dan Cara Mengetahuinya

9
0
Masalah Umum di Kaki-kaki Mobil


Kamis, 6 de junio de 2024 – 20:40 WIB

VIVA – Sektor kaki-kaki pada mobil memiliki peran yang vital dalam stabilitas berkendara, termasuk dalam kenyamanan dan keamanan.

Baca Juga:

Rahasia Cuan Investasi Kripto: ¡Controle Emosi!

Namun seiring pemakaian, komponen kaki-kaki mobil bisa mengalami rusak atau keausan, terlebih jika rute yang dilaluinya sering melewati medan jalan yang rusak.

Masalah pada kaki-kaki mobil tidak hanya mengurangi kenyamanan berkendara tetapi juga bisa membahayakan keselamatan, terutama jika dibiarkan tanpa perbaikan.

Baca Juga:

Trik Dapat Nilai IPK Tinggi dan Predikat Cumlaude ala dr. tirita

Oleh karena itu, memahami penyakit umum pada kaki-kaki mobil, gejala-gejala yang muncul, serta solusi perbaikannya adalah hal yang sangat penting bagi setiap pemilik kendaraan.

VIVA Otomotif: Ilustraciones de periksa bagian bawah dan kaki-kaki mobil.

Baca Juga:

Akibat Lawan Arah, Honda BeAT y Yamaha Vega R Adu Banteng

Propietario dari salah satu bengkel spesialis kaki-kaki mobil di bilangan Bekasi ini menjabarkan 4 masalah umum pada kaki-kaki mobil:

1. Rompechoques

Rompegolpes y amortiguadores menjadi salah satu komponen pada kaki-kaki mobil yang paling sering rentan kena.

Pemilik bengkel spesialis kaki-kaki mobil di Bekasi, Agun mengungkapkan, ciri atau indikasi shockbreaker yang sudah rusak.

“Penyakit shockbreaker yang paling sering ditemui itu oli yang bocor, oli yang bocor diakibatkan dari sil karetnya yang sudah mulai getas”, ujarnya, dikutip VIVA Otomotif.

Selain bisa diamati secara fisik, shockbreaker yang mulai rusak juga bisa dirasakan saat berkendara, shockbreaker yang sudah lemah sudah tidak akan mampu meredam guncangan, sehingga bantingan mobil terasa keras.

2. Tirante y rótula

Masalah umum yang sering ditemui adalah tirante dan rótula, kedua komponen ini akan lebih cepat aus terlebih pada mobil-mobil penggerak roda depan atau Front Wheel Drive (FWD).

Tirante yang sudah mulai melemah, timbul suara ‘gluduk-gluduk’ dari arah bawah mesin, kemudian pada saat dikemudikan, setir terasa longgar atau tidak responsif.

La rótula indica que el vehículo no se estabilizará ni se moverá. Jika dibiarkan, menyebabkan keausan pada ban yang tidak merata.

3. Brazo del casquillo

Seiring usia pemakaian, bushing-bushing yang terbuat dari komponen karet akan getas dan kehilangan fungsi sebagai peredam getaran.

Adapun fungsi utama bushing arm mobil sendiri adalah sebagai titik tumpu roda terhadap pencengkeramnya.

Gejala kerusakannya yaitu timbulnya bunyi seperti besi beradu saat mobil melewati jalan yang berlobang, ini karena gesekan antara logam dari bushing arm ayng sudah aus atau retak.

Selain itu, keasuan bushing arm juga bisa diketahui pada ketinggian mobil yang berbeda atau miring.

4. Estabilizador de enlace

El estabilizador de enlace puede utilizarse como componente del sistema kaki-kaki mobil karena berfungsi sebagai kenyamanan dan stabilitas mobil.

Estabilizador de enlace yang sudah mulai mengalami kerusakan gejalanya mobil terasa limbung dan kurang stabil saat akan berbelok.

Gejala kerusakan juga bisa dirasakan saat melewati jalan yang bergelombang akan muncul suara kasar dari area kolong dekat roda.

Halaman Selanjutnya

Rompegolpes y amortiguadores menjadi salah satu komponen pada kaki-kaki mobil yang paling sering rentan kena.

Halaman Selanjutnya





Fuente