Home Noticias Indonesia Bisa Tiru China! Turunkan Angka Kesakitan TB 25 personas con...

Indonesia Bisa Tiru China! Turunkan Angka Kesakitan TB 25 personas con Cara Ini

8
0
ilustrasi masker mencegah penularan influenza, COVID-19 dan TBC


Kamis, 6 de junio de 2024 – 00:02 WIB

Estilo de vida VIVA – Berdasarkan hasil rapat tahunan Organisasi Kesehatan Dunia (OMS) yang diselenggarakan pada 27 de mayo de 2024 lalu, diketahui bahwa sudah ada 8 juta orang di dunia yang mendapatkan pengobatan Tuberkulosis (TB). Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Baca Juga:

Kasus TB di Indonesia Melonjak Tajam, Estimasi Capai 1 Juta Lebih

Selain itu, Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus mengungkap bahwa angka kematian akibat TB di 47 negara mengalami penurunan.

“47 negara angka kematian TB turun lebih dari 1/3. 47 negara ini kebanyakan ada di Afrika dan Eropa”, kata praktisi kesehatan yang juga Guru Besar FKUI, Prof dr. Tjandra Yoga Aditama, Sp.P (K) en una reunión virtual Ada Apa Dibalik Kenaikan Kasus TBfebrero 5 de mayo de 2024.

Baca Juga:

El fabricante chino de vehículos eléctricos Zeekr debuta en Indonesia

Namun sayangnya, kata Prof. Tjandra angka kematian akibat TB di Indonesia mengalami kenaikan. Bahkan saat ini Indonesia berhasil menyalip China dan menempati posisi kedua dengan angka kasus TB tertinggi di dunia.

“Datos de 2010 itu urutan paling banyak kasus India, China, Afrika Selatan, baru Indonesia nomor lima. Sekarang nomor 2. 2018 jadi nomor ketiga di dunia. 2022 masih nomor 3. sekarang nomor dua. jadi memang ini dilematis peningkatan karena penemuan kasus, ” ujarnya.

Baca Juga:

Zeekr Siap Ramaikan Pasar Mobil Listrik Indonesia

Prof. Tjandra bahkan menyoroti penurunan kasus TB di China. Strategi dalam menurunkan kasus TB di China sendiri kata dia mungkin bisa diadopsi oleh pemerintah Indonesia. Yang mana dalam 10 tahun terakhir mereka bisa menurunkan angka kesakitan hingga 25 persen.

“China memberikan perhatian pengobatan dan pencegahan masuk dalam kesehatan nasional. Hasil di China 10 tahun terakhir angka kesakitan turun 25 persen atau 2 kali penurunan angka rata-rata dunia”, kata dia.

Beberapa punto penting yang bisa ditiru dari pemerintah China dalam menurunkan kasus TB di negara conciso pero seperti peningkatan presupuesto para untuk penanganan kasus. Di China, kata Prof. Tjandra presupuesto penanganan dan pengontrolan kasus TB di tahun 2023, 20 kali lebih besar dibanding tahun 2021 lalu.

“Biaya pengendalian TB itu bisa menyelamatkan bangsa”, ujarnya.

Selain itu, bebapa hal yang bisa ditiru dari China adalah dengan terus menerus melakukan kerjasama multisektor dan melibatkan seluruh lapisan masyarakat. Lalu juga untuk melakukan inovasi pengobatan namun jangan sampai melepas pengobatan rutina.

Selain itu, selama 10 tahun terakhir China juga melakukan peningkatan kader untuk penanganan kasus TB hingga lebih dari 10 juta, yang separuh di antaranya adalah anak muda. Yang juga bisa dicontoh dari China dalam memutus rantai kasus TB yakni istri dari presidente China Xin Jinping sebagai embajador de buena voluntad untuk TB.

“Istri presidente adalah embajador de buena voluntad untuk TB ini akan bagus kalau diterapkan di Indonesia”, ujarnya.

Halaman Selanjutnya

Beberapa punto penting yang bisa ditiru dari pemerintah China dalam menurunkan kasus TB di negara conciso pero seperti peningkatan presupuesto para untuk penanganan kasus. Di China, kata Prof. Tjandra presupuesto penanganan dan pengontrolan kasus TB di tahun 2023, 20 kali lebih besar dibanding tahun 2021 lalu.





Fuente