Home Noticias Menghadapi Kenyataan Pahit, Rudi Soedjarwo Ungkap Kisah dalam Saat Menghadap Tuhan

Menghadapi Kenyataan Pahit, Rudi Soedjarwo Ungkap Kisah dalam Saat Menghadap Tuhan

11
0
Film Saat Menghadap Tuhan


Kamis, 6 de junio de 2024 – 16:21 WIB

VIVA El mundo del espectáculo – Rumah Produksi RexCorp baru saja mengumumkan perilisan film terbaru kami yang berjudul Saat Menghadap Tuhan yang akan mulai tayang pada 6 de junio de 2024 de Bioskop Indonesia. Film ini merupakan film pertama RexCorp, rumah produksi baru rintisan Rudi Soedjarwo yang dalam film ini bertanggung jawab sebagai sutradara dan juga selaku produser bersama sang istri Rina Soedjarwo.

Baca Juga:

Kasus ART Lompat dari Lantai 3 Rumah, Majikan jadi Tersangka karena Lakukan Kekerasan

Película Saat Menghadap Tuhan juga merupakan debut dari 5 bakat baru: Rafi Sudirman, Abielo Parengkuan, Denisha Wahyuni, Dede Satria, y Cindy Sebastiani, yang beradu peran dengan actor y actriz senior seperti Poppy Sovia, Gilbert Pattiruhu, Aryani Wilems, Dewi Pakis, y Fenti Warouw. Desplácese lebih lanjut ya.

Película ini bercerita tentang Damar (Rafi Sudirman) yang berjuang dengan trauma masa kecil dan kemarahan akibat kasus pembunuhan ayahnya, Gito (Abielo Parengkuan), anak dari keluarga hogar roto yang menghadapi perundungan karena kurangnya komunikasi dengan orang tuanya.

Baca Juga:

Cerita Pengalaman Horor saat Syuting, Masayu Anastasia: Kalau Kalian Ngeh, Itu Bukan Mata Aku

Nala (Denisha Wahyuni) y Maya (Cindy Sebastiani) berusaha bertahan di tengah kekerasan domestik hingga kekerasan seksual di dalam rumahnya, sementara Marlo (Dede Satria) menjadi perundung karena didikan keras ayahnya. Kisah-kisah mereka mencerminkan isu-isu yang umum terjadi di masyarakat saat ini.

Baca Juga:

Jadi Pengisi Suara Si Juki The Movie, Indro Warkop y Megan Domani Alami Kesulitan Ini

Ide cerita Saat Menghadap Tuhan berawal dari pengalaman pribadi dan kegelisahan Rudi Soedjarwo yang bersama Djemima ditulis ke dalam naskah film berdurasi 125 menit. Melalui film ini, Rudi bertujuan mengajak masyarakat untuk lebih sadar dan terbuka dalam membicarakan berbagai bentuk kekerasan dan trauma. Ia berharap film ini dapat menjadi pemantik dialog kritis dan mendorong penontonnya untuk berani vokal serta memutus rantai trauma antar generasi.

Alasan mengapa film ini berjudul Saat Menghadap Tuhan, Rudi Soedjarwo menjelaskan, “Kembali pada kegelisahan tadi bahwa siapa sih yang paling bertanggung jawab ketika misal kita punya anak mengalami hal-hal tersebut (trauma masa kecil, perundungan, atau kekerasan), apakah orang tua? ¿gurú? teman? Karena hal ini yang akan kita pertanggung jawabkan saat menghadap Tuhan.”

Película Saat Menghadap Tuhan

Película Saat Menghadap Tuhan menampilkan adegan-adegan sinematik yang mengingatkan pada película-película Rudi sebelumnya, seperti Mengejar Matahari dan 9Naga. Rudi Soedjarwo dikenal sebagai sutradara yang selalu memberikan kesempan kepada talento baru. Dari película pertamanya Bintang Jatuh yang menjadi debuta con Dian Sastrowardoyo y Marcella Zalianty, hingga ¿Ada Apa dengan Cinta? Los protagonistas son Nicholas Saputra, Adinia Wirasti, Ladya Cheryl y Sissy Priscillia.

Rudi consistente en memunculkan bintang-bintang baru di setiap filmnya, dan Saat Menghadap Tuhan tidak terkecuali. Para pemeran muda dalam film ini diharapkan akan mengikuti jejak pendahulunya menjadi actor dan aktris ternama di tanah air.

Dengan perjalanan karier yang telah melahirkan banyak bintang film terkenal, Rudi Soedjarwo sekali lagi siap memukau penonton dengan karya terbarunya. Saat Menghadap Tuhan akan tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 6 de junio de 2024.

Halaman Selanjutnya

Fuente: ist

Halaman Selanjutnya





Fuente