Home Noticias RI Jadi Eksportir Ikan Hias Terbesar Kedua di Dunia

RI Jadi Eksportir Ikan Hias Terbesar Kedua di Dunia

10
0
Ikan hias guppy.


Kamis, 6 de junio de 2024 – 22:16 WIB

Jacarta – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengungkapkan, potensi bisnis ikan hias di Indonesia sangat basar ke depannya. Apalagi, Indonesia saat ini menjadi negara eksportir ikan hias terbesar kedua di dunia setelah Jepang.

Baca Juga:

Dua Mobil Listrik Zeekr Meluncur di Indonesia Pada Q4 2024

Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) KKP Budi Sulistiyo mengungkapkan, nilai ekspor ikan hias pada 2023 mencapai 39,06 dólares AS atau tumbuh sebesar 7,2 persen dibandingkan dengan tahun 2022 yang tercatat sebesar 36,43 dólares COMO , dengan pangsa pasar sebesar 11,1 persen. Sementara Jepang yang berada pada posisi pertama memiliki pangsa pasar sebesar 13,9 persen pada 2023.

Gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan

Baca Juga:

Rahasia Cuan Investasi Kripto: ¡Controla Emosi!

“Ikan hias Indonesia saat ini sebagai negara eksportir itu menempati clasificación kedua dunia setelah Jepang, jadi ini adalah satu capaian mungkin tiga sampai empat tahun yang lalu kita masih di lima besar kemudian secara konsisten naik tahun kemarin kita sudah mencapai kedua”, ujar dalam Bincang Bahari yang digelar di Yakarta, Kamis, 6 de junio de 2024.

Lebih lanjut, dalam pasar ikan hias dunia, pihaknya mencatat nilai ekonomi sebesar 350,5 juta dolar AS pada 2022 dengan rata-rata pertumbuhan sebesar 2,63 persen. Adaptándose globalmente, pasar ikan hias diwarnai dengan dominasi peminat ikan hias air tawar sebesar 77,4 persen dan ikan hias air laut sebesar 23 persen.

Baca Juga:

Perusahaan Garmen Yogyakarta Ekspor 9 Ton Pakaian ke Dua Negara

Dia mengungkapkan, negara pengimpor ikan hias terbanyak pada 2022 terdiri dari Amerika Serikat dengan nilai mencapai 91,7 dólares AS, Uni Eropa sebesar 89 dólares AS, disusul ASEAN sebesar 34,1 dólares AS, Tiongkok sebesar 23,4 dólares AS serta Britania Raya sebesar 23,3 dólares AS.

Ikan hias (antara)

Dengan peluang pasar itu, Budi berharap Indonesia mampu merangsek naik ke clasificación Satu eksportir ikan hias global lewat penetapan tata kelola perikanan sehingga keberlanjutan ikan hias dapat terjaga.

Selain itu, mendorong agar ikan hias menjadi komoditas utama yang bisa diekspor lewat penetapan estándar-estándar seperti SNI.

“Saat ini sudah diterbitkan 13 SNI mutu dan penanganan ikan hias dan 9 SNI mutu dan penanganan tanaman ikan hias. Tadi kalau kita bicara ikan hias harus sudah berkembang sangat pesat 5-10 tahun terakhir”, jelasnya. (Hormiga)

Halaman Selanjutnya

Después de pasarlo, Budi berharap Indonesia mampu merangsek naik ke ranking satu eksportir ikan hias global lewat penetapan tata kelola perikanan sehingga keberlanjutan ikan hias dapat terjaga.

Halaman Selanjutnya





Fuente